Inilah Alasan Yang Membuat Setiap Negara Ingin Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia

Posted on 5 Juli 2010

0


Perhelatan akbar sepakbola 4 tahunan, piala dunia, memang memiliki daya magnet yang kuat. Disetiap ajang pelaksanaannya semua Negara turuk hiruk pikuk dengan ajang ini walaupun buka peserta aktif karena Timnasnya tidak lolos kualifikasi atau bahkan tidak mengirimkan Timnasnya sama sekali.

Ada hal menarik sebelum waktu pelaksanaan piala dunia itu sendiri yaitu setiap Negara berlomba-lomba untuk menjadi tuan rumah walauoun kondisi perekonomian Negara tersebut tergolong Negara miskin seperti Afrika Selatan sekarang ini atau tim sepak bola Negara tersebut memiliki kemampuan yang pas-pasan. Seperti Indonesia.

Semua Negara ingin perhelatan world cup diselenggarakan di negaranya. Hal ini juga termasuk Indonesia yang sudah lama menawarkan diri kepada FIFA untuk menjadi tuan rumah walaupun kemampuan Timnas  sangat pas-pasan. Jangankan berlaga di World Cup, di Asean games atau di Sea Games pun tidak menunjukan taringnya.tapi sekali lagi Indonesia tetap ngotot untuk menjadi tuan rumah.

Ternyata dibalik itu semua, ada hal lain yang lebih menguntungkan ketika menjadi tuan rumah. Alasan utama sehingga tiap Negara berlomba-lomba menawarkan diri menjadi ruan rumah adalah peluang kerja, wisatawan, perolehan devisa, kontribusi terhadap perekonomian, pajak penghasilan, pertumbuha ekonomi dan masih banyak lagi keuntungan yang bisa diperoleh Negara penyelenggara. Dengan kata lain menjadi tuan rumah piala dunia merupakan kesempatan berinvestasi dan mempromosikan Negara di kanca Internasional..

Sebagai tuan rumah piala dunia 2010, Afrika Selatan telah mengucurkan dana lebih dari 28 miliar rand untuk proyek-proyek yang berhubungan dengan piala dunia seperti stadion dan infrastuktur, trasportasi, telekomunuikasi, infrastruktur pelabuhan, pariwisata dan kebudayaan, keamanan, dana operasional penyelenggara, keimigrasian, dll.

Dari dana tersebut, pemerintah Afrika Selatan telah menargetkan Peluang kerja baru sebesar 415.000 pekerjaan,  Jumlah penonton bertahan sebanyak 450.000 orang,  Wisatawan asing yang akan berkunjung sebanyak 483.250 orang,  Kontribusi terhadap perekonomian sebesar  7,2 miliar dolar  AS,  Pajak penghasilan yang diperoleh sebesar  2,4 miliar dollar AS,  Perolehan devisa sebesar  1 miliar dollar AS, keuntungan investasi sebesar  12 juta dollar AS dan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,5 persen. Serta manfaat-manfat lain seperti kesempatan mempromosikan diri dan manfaat social lainnya.

Jika melihat potensi tersebut ternyata piala dunia membawa keuntungan yang luar biasa bagi tuan rumah. Kita berharap mudah-mudahan Indonesia juga bisa menyusul jadi tuan rumah piala dunia.

Posted in: Piala Dunia